Senin, 14 Maret 2016



BUKAN ANAK GUNUNG
cuma doyan main kepuncak gunung.

Part 1



Assalamualaikum...

Mau share tentang pengalaman naik ke puncak gunung di tahun 2015 lalu.
Langsung aja pada pendakian pertama saya ya.

Waktu itu, 30 - 31 Mei 2015.
Lokasi : Gunung Guntur.
Pendakian Pertama.

Ceritanya waktu itu di ajak sama someone lah ya ke sana. Karena liat dari foto-fotonya dia kayaknya seru banget ngetrip rame-rame gitu. Sampe pada akhirnya saya memutuskan untuk ikut dia naik gunung.
Diputuskanlah pada saat itu saya mendaki gunung Guntur, Kenapa Gunung Guntur?
Karena dari semua temen yang ikut pendakian, belum ada yang ke Gunung Guntur di daerah Garut, Jawa Barat.
Karena saya hanya ikut saja dan belum begitu paham, maka saya pun menyetujui untuk ikut pendakian ke gunung tersebut.

Perlengkapan sudah di siapkan, pendakian pertama ini buat saya dag dig dug dan menduga-duga bagaimana situasi di sana.
Sampai tibalah pada waktunya di hari tersebut.

Tepatnya tanggal 29 Mei 2015.

saya dan teman-teman berkumpul di Pasar Rebo jam 9.00 malam.
pada saat itu saya mengira hanya beberapa orang yang ikut pada pendakian ini.
Tiba pukul 11.00, jreng jreng.....
Ternyata ada 11 orang yang ikut pendakian.

Bis sudah tiba, waktunya saya dan rombongan naik ke dalam bis tersebut.
Bis yang kami naiki waktu itu jurusan Kp Rambutan-Garut
Pada saat itu saya dan rombongan tidak sampai ke terminal, saya dan rombongan turun di Indomart yang masih sangat jauh ke Garut. waktu itu saya lupa nama daerahnya apa.
Dari situ, nyambung mobil omprengan sampe ke gapura dekat basecamp, kemudian menyambung kembali dengan mobil yang sudah menunggu di depan gapura tersebut untuk mengantar ke Basecamp.
Disini saya tidak memberikan rincian biayanya, karena pada saat itu saya agak lupa, yang saya ingat perjalanan pulang pergi itu memakan biaya Rp 250.000;-

Pendakian pun di mulai, saya start dar jam 8 pagi, setelah sarapan.
Awal pendakian terasa begitu menyenangkan.


Berikut adalah foto-foto saat awal pendakian :







Pendakian yang begitu melelahkan, saya terheran-heran dengan gunung yang baru pertama kali saya daki ini.
Hampir tak ada pohon, bisa di hitung hanya beberapa pohon yang ada. Apalagi saat itu musim kemarau dan saya lupa membawa sunblock, alhasil terbakarlah kulit muka saya, lengan dan kaki.

Pendakian ini membuat saya terengah-engah,,,saya dan beberapa rombongan sampai ke puncak 2 pukul 17.10
Kenapa lama sekali???
pertama kami sempat nyasar dan membuka jalur sendiri,di karena diantara kami ber11 belum pernah ada yang ke gunung ini.
kedua kami sempat terpisah menjadi beberapa kelompok.
Akhirnya kami sampai ke puncak 2 dan ternyata kami hanya ber 5, 7 orang yang lainnya terpisah dan mereka baru sampai ke puncak 2 itu malam hari sekitar pukul 11 malam.'
AMAZING!!!
pendakian yang melelahkan bagi saya.

Pagi harinya,,,subhanallah banget.
Bisa liat sunrise di ketinggian, itu indah banget.

Berikut foto-fotonya :






Setelah menikmati sunrise, berfoto-foto ria, dan makan.
Akhirnya kami pun bergegas untuk turun, Kira-kira pukul 10.00
Perjalanan paling menyiksa dan membuat saya berkaca-kaca adalah ketika turun dari Gunung Guntur dengan sepatu sport untuk Jogging.
Rasanyuahhhhh,,,luar biasa ga enak!!!
Kaki sakit banget, jempol terasa nyut2an, bawaannya pengen langsung merosot aja ke bawah pake skateboard.
Akhirnya menyerah, saya memutuskan untuk untuk merosot tanpa menggunakan alas.
Dan itu rasanya,,,PERIH!!!!

Sampai harus merelakan celana sobek dibagian belakang...hahahaha memalukan syekalih




Sampai pada akhirnya saya dan rombongan tiba di pos yang memiliki sumber air, saya lupa pos berapa dan nama posnya apa. Kami pun istirahat di sana, dan mulai memasak makanan, karena keadaan perut sudah sangat lapar.
Saat sedang makan ada hal yang paling mengagetkan sekaligus bikin ketawa.
Ketika salah satu teman rombongan sedang makan, tiba-tiba dia terkaget-kaget karena di belakangnya ada hewan babi, dia pun lari menghindari babi itu dan saya ngerasa sangat terhibur dengan ekspresi dari teman saya ini…. Hihihihihi jahat banget ya, temen lagi ketakutan malah di ketawain.

Fyi ya guys, di gunung Guntur masih banyak banget babi yang berkeliaran. Kalau kalian sedang istirahat, hati-hati jika ada babi yang datang. Ingat jangan sakiti babi itu ya, bagaimanapun dia masih ciptaan Tuhan yang patut kita jaga juga.

Setelah beristirahat kami pun segera bergegas untuk melanjutkan perjalanan menuju basecamp,pada saat itu perjalanan melipir melalui jalur aliran air. Jalur kami turun sungguh eksotis syekalih, lebih menantang, karena di sebelah kiri, langsung di hadapkan dengan jurang.
Daaaannnnn,,, waktu menunjukan pukul 9malam, akhirnya saya sampai basecamp. Rona wajah ceria dan muka bantal pun terpancar, hawa-hawa mau rebahan pun muncul. Hahahahha

Setelah mandi lalu istirahat tidur untuk melakukan perjalanan pulang kerumah,,,tiba-tibaaaaaaaa
sekitar pukul 1pagi, saya terbangun dan merasa kedinginan, setiap bulu di badan saya merasa merinding. Begitu terus, sepertinya saya kecapean dan kaget dengan hawa di sana. Karena kejadian itu kami menunda pulang sampai pagi hari.
Ini pelajaran banget buat pendaki pemula yang mau naik Gunung, untuk selalu siapkan fisik sebelum melakukan pendakian, dan juga jangan lupa olahraga lari, terutama adalah Jaga kesehatan dan bawa selalu obat2an pribadi.

Hikmah dari pendakian pertama adalah saya mengetahui kemampuan saya dan saya jadi tau kalau ternyata saya alergi dingin. HIHIHIHI
tapi ga kapok ko untuk mendaki lagi, karena saya selalu membawa obat alergi saat pendakian.



Yuk baca Part selanjutnya.....
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar