BUKAN ANAK GUNUNG
cuma doyan main kepuncak gunung.
Assalamualaikum...
Mau share tentang pengalaman naik
ke puncak gunung di tahun 2015 lalu.
Langsung aja pada pendakian pertama
saya ya.
Waktu itu, 30 - 31 Mei 2015.
Lokasi : Gunung Guntur.
Pendakian Pertama.
Ceritanya waktu itu di ajak sama someone lah ya ke sana. Karena liat dari foto-fotonya dia kayaknya seru banget ngetrip rame-rame gitu. Sampe pada akhirnya saya memutuskan untuk ikut dia naik gunung.
Diputuskanlah pada saat itu saya
mendaki gunung Guntur, Kenapa Gunung Guntur?
Karena dari semua temen yang ikut
pendakian, belum ada yang ke Gunung Guntur di daerah Garut, Jawa Barat.
Karena saya hanya ikut saja dan
belum begitu paham, maka saya pun menyetujui untuk ikut pendakian ke gunung
tersebut.
Perlengkapan sudah di siapkan, pendakian pertama ini buat saya dag dig dug dan menduga-duga bagaimana situasi di sana.
Sampai tibalah pada waktunya di
hari tersebut.
Tepatnya tanggal 29 Mei 2015.
saya dan teman-teman berkumpul di Pasar Rebo jam 9.00 malam.
pada saat itu saya mengira hanya
beberapa orang yang ikut pada pendakian ini.
Tiba pukul 11.00, jreng jreng.....
Ternyata ada 11 orang yang ikut
pendakian.
Bis sudah tiba, waktunya saya dan rombongan naik ke dalam bis tersebut.
Bis yang kami naiki waktu itu
jurusan Kp Rambutan-Garut
Pada saat itu saya dan rombongan
tidak sampai ke terminal, saya dan rombongan turun di Indomart yang masih
sangat jauh ke Garut. waktu itu saya lupa nama daerahnya apa.
Dari situ, nyambung mobil omprengan
sampe ke gapura dekat basecamp, kemudian menyambung kembali dengan mobil yang
sudah menunggu di depan gapura tersebut untuk mengantar ke Basecamp.
Disini saya tidak memberikan
rincian biayanya, karena pada saat itu saya agak lupa, yang saya ingat
perjalanan pulang pergi itu memakan biaya Rp 250.000;-
Pendakian pun di mulai, saya start dar jam 8 pagi, setelah sarapan.
Awal pendakian terasa begitu
menyenangkan.
Berikut adalah foto-foto saat awal
pendakian :
Pendakian yang begitu melelahkan,
saya terheran-heran dengan gunung yang baru pertama kali saya daki ini.
Hampir tak
ada pohon, bisa di hitung hanya beberapa pohon yang ada. Apalagi saat itu musim
kemarau dan saya lupa membawa sunblock, alhasil terbakarlah kulit muka saya,
lengan dan kaki.
Pendakian ini membuat saya terengah-engah,,,saya dan beberapa rombongan sampai ke puncak 2 pukul 17.10
Kenapa lama
sekali???
pertama
kami sempat nyasar dan membuka jalur sendiri,di karena diantara kami ber11
belum pernah ada yang ke gunung ini.
kedua kami sempat
terpisah menjadi beberapa kelompok.
Akhirnya kami sampai ke puncak 2 dan ternyata kami hanya ber 5, 7 orang yang lainnya terpisah dan
mereka baru sampai ke puncak 2 itu malam hari sekitar pukul 11 malam.'
AMAZING!!!
pendakian
yang melelahkan bagi saya.
Pagi harinya,,,subhanallah banget.
Bisa liat
sunrise di ketinggian, itu indah banget.
Berikut
foto-fotonya :
Setelah menikmati sunrise,
berfoto-foto ria, dan makan.
Akhirnya
kami pun bergegas untuk turun, Kira-kira pukul 10.00
Perjalanan
paling menyiksa dan membuat saya berkaca-kaca adalah ketika turun dari Gunung
Guntur dengan sepatu sport untuk Jogging.
Rasanyuahhhhh,,,luar
biasa ga enak!!!
Kaki sakit
banget, jempol terasa nyut2an, bawaannya pengen langsung merosot aja ke bawah
pake skateboard.
Akhirnya
menyerah, saya memutuskan untuk untuk merosot tanpa menggunakan alas.
Dan itu
rasanya,,,PERIH!!!!
Sampai harus merelakan celana sobek dibagian
belakang...hahahaha memalukan syekalih
Sampai pada akhirnya saya dan
rombongan tiba di pos yang memiliki sumber air, saya lupa pos berapa dan nama
posnya apa. Kami pun istirahat di sana, dan mulai memasak makanan, karena
keadaan perut sudah sangat lapar.
Saat sedang makan ada hal yang
paling mengagetkan sekaligus bikin ketawa.
Ketika salah satu teman rombongan
sedang makan, tiba-tiba dia terkaget-kaget karena di belakangnya ada hewan
babi, dia pun lari menghindari babi itu dan saya ngerasa sangat terhibur dengan
ekspresi dari teman saya ini…. Hihihihihi jahat banget ya, temen lagi ketakutan
malah di ketawain.
Fyi ya guys, di gunung Guntur masih
banyak banget babi yang berkeliaran. Kalau kalian sedang istirahat, hati-hati
jika ada babi yang datang. Ingat jangan sakiti babi itu ya, bagaimanapun dia
masih ciptaan Tuhan yang patut kita jaga juga.
Setelah beristirahat kami pun
segera bergegas untuk melanjutkan perjalanan menuju basecamp,pada saat itu
perjalanan melipir melalui jalur aliran air. Jalur kami turun sungguh eksotis
syekalih, lebih menantang, karena di sebelah kiri, langsung di hadapkan dengan
jurang.
Daaaannnnn,,, waktu menunjukan
pukul 9malam, akhirnya saya sampai basecamp. Rona wajah ceria dan muka bantal
pun terpancar, hawa-hawa mau rebahan pun muncul. Hahahahha
Setelah mandi lalu istirahat tidur
untuk melakukan perjalanan pulang kerumah,,,tiba-tibaaaaaaaa
sekitar pukul 1pagi, saya terbangun
dan merasa kedinginan, setiap bulu di badan saya merasa merinding. Begitu
terus, sepertinya saya kecapean dan kaget dengan hawa di sana. Karena kejadian
itu kami menunda pulang sampai pagi hari.
Ini pelajaran banget buat pendaki
pemula yang mau naik Gunung, untuk selalu siapkan fisik sebelum melakukan
pendakian, dan juga jangan lupa olahraga lari, terutama adalah Jaga kesehatan
dan bawa selalu obat2an pribadi.
Hikmah dari pendakian pertama adalah saya mengetahui kemampuan saya dan saya jadi tau kalau ternyata saya alergi dingin. HIHIHIHI
tapi ga kapok ko untuk mendaki
lagi, karena saya selalu membawa obat alergi saat pendakian.
Yuk baca Part selanjutnya.....











Tidak ada komentar:
Posting Komentar